Air Kolam Bekas Tambang Berbahaya, Warga Tidak Pernah Tahu

Sen, 31 Okt 2016 03:19 WIB

  -

 bekas tambang jatam samarinda korbanlubangtambang

dhani

Oleh : Mustakim Elwadungi

Wartahijau – Suli (45), sudah 30 tahun tinggal di Kampung Bayur, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda. Sebelumnya, bapak dua anak ini tidak pernah mengira bahwa 50 meter dari pintu belakang rumahnya, akan menjadi lubang bekas tambang yang mengancam keluarga dan tetangganya.

Sepengetahuan Suli, kolam itu sudah tiga tahun ditinggal oleh pemiliknya tanpa ada upaya untuk mereklamasi. Sejak saat itu pula, warga sekitar kolam memanfaatkan air di dalam kolam bekas tambang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kalau musim kemarau, yang menggunakan air tidak hanya warga sini, warga yang tinggal di perumahan-perumahan yang ada di Samarinda Utara juga menggunakannya, membeli dengan harga Rp 70 ribu per 1200  Liter,” tutur Suli.

Bahaya menggunakan air dari kolam bekas tambang batubara tidak pernah terpikir dalam benak Suli, karena tidak pernah ada sosialisai dari pihak terkait.

“Warga meyakini bahwa air itu bisa digunakan karena udang dan beberapa jenis ikan bisa hidup di kolam itu,” tambah Suli.

Pria kelahiran Madura ini hanya tahu kalau kolam seluas 70 meter persegi dengan kedalaman 40 meter adalah bekas tambang ilegal. “Kami tahunya itu adalah bekas tambang ilegal,” ungkapnya.

Suli dan para tetangganya tidak pernah tahu, kolam bekas tambang tersebut masuk dalam wilayah konsesi PT Insani Bara Perkasa (IBP). Temuan ini muncul ketika Jatam Kaltim mengambil titik koordinat untuk pemetaan wilayah.

Pria yang menjabat sebagai Dewan Penasehat Kerukunan Keluarga Madura (KKM) Kalimantan Timur ini juga mengungkapkan bahwa, Lembaga Permasyarakatan (LP) Narkotika Sempaja menggunakan air dari kolam bekas tambang.

“40 tangki setiap hari dengan ukuran 7000 liter setiap tangkinya,” kata Suli.

Jamil (23), aktivis Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kaltim ketika dihubungi mengonfirmasikan kekhawatiran warga.  Menurut alumnus Fakultas Hukum Unmul ini, air kolam bekas tambang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

"Air pada kolam bekas tambang batu bara sangat berpotensi membentuk air asam tambang.  Air dengan pH rendah ini mampu melarutkan berbagai jenis logam berat yang bersifat racun yang mungkin berada pada lapisan tanah," tegas Jamil.

 

blog comments powered by Disqus