Ketika geliat wisata alam menjadi "geli ah" wisata alam

Kam, 24 Nov 2016 10:48 WIB

  Berita - -

 old_post wisata pantai banyuwangi

trenggalek

[caption id="attachment_474" align="aligncenter" width="1043"] Kondisi Pantai Mustika, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Foto: Handrik Setyawan)[/caption]

Oleh : Hadi Suwito

Warta hijau - Akses yang menghubungkan Pantai Pulau Merah dan Pantai Mustika di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur begitu mengguncang perjalanan setiap pengendara yang melintasinya.

Pemandangan alam yang tersaji dengan pesona pesisir laut yang berpadu dengan perbukitan di sekitarnya, mampu memanjakan mata setiap pengunjung yang datang ke sana.  Pantai indah yang berjarak satu kilometer dari Pulau Merah ini begitu menawan dengan latar belakang Gunung Tumpang Pitu dan Pulau Merah.

Bagi para pelancong, Pantai Pulau Merah dan Pantai Mustika menjadi daya tarik wisata alam yang mengagumkan. Agung Subastian misalnya, salah seorang pengunjung, mengaku tertarik berkunjung ke Pantai Mustika karena di pantai ini dia bisa menikmati keindahan pantai dengan panorama Gunung Tumpang Pitu.

"Pantai Mustika sangat cocok untuk wisata dan refreshing bersama keluarga," ungkap Agung.

Tetapi, di pantai yang cukup bersih dan tertata rapi ini justru kelihatan lengang dan sepi pengunjung. Padahal masyarakat di sekitar pantai telah berusaha menggeliatkan pariwisata di desanya. Sepinya pengunjung, terjadi karena pembukaan lahan pertambangan emas oleh PT Bumi Suksesindo (BSI) di Gunung Tumpang Pitu, di seberang Pantai Mustika.

“Penurunan wisatawan hingga 20% sejak beroperasinya perusahaan,” kata Sukam (35), seorang tokoh pemuda Dusun Pancer.

Selain menurunnya jumlah pengunjung, nelayan di Pantai Mustika juga menganggap aktivitas pertambangan memengaruhi hasil tangkapan mereka.

“Selain menurunnya pengunjung di Pantai Mustika, kehadiran tambang juga mengurangi hasil tangkap nelayan,” ungkap Sundir, ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Pantai Mustika.

No Author

Sorry, there is something wrong.

blog comments powered by Disqus